1. Indexing Guidelines (Meta Tags Highwire Press & Bibliografi)
Skor Kategori: 100/100Ketentuan Google Scholar: Google Scholar sangat merekomendasikan tag Highwire Press (citation_*) dibandingkan Dublin Core (DC.*) karena memiliki field yang tegas untuk judul jurnal, volume, nomor terbitan, dan halaman.
Plugin Google Scholar Indexing di OJS sudah aktif.
Ketentuan Google Scholar: Tag citation_title wajib berisi judul spesifik artikel (bukan judul jurnal atau repositori). Jika hilang, seluruh meta tag di halaman akan diabaikan oleh Google Scholar.
Tag citation_title sudah terkonfigurasi dengan benar.
Ketentuan Google Scholar: Setiap penulis wajib ditempatkan pada tag <meta name="citation_author"> terpisah tanpa gelar akademik, afiliasi, atau jabatan.
Format penulisan nama penulis di metadata OJS sudah bersih dan sesuai standar Google Scholar.
Ketentuan Google Scholar: Wajib mencantumkan tanggal terbit dalam format YYYY/MM/DD (atau tahun YYYY). Tanpa tanggal terbit, artikel akan ditolak oleh parser.
Tanggal publikasi valid.
Ketentuan Google Scholar: Informasi nama jurnal, ISSN, volume, dan nomor terbitan diperlukan agar Google Scholar dapat mencocokkan sitasi dari artikel lain ke artikel ini.
Metadata identitas jurnal dan nomor volume/issue sudah lengkap.
Ketentuan Google Scholar: Indexing Guidelines #2.4: Nomor halaman awal (citation_firstpage) adalah komponen kunci untuk mengidentifikasi rujukan daftar pustaka dari artikel lain.
Nomor halaman artikel sudah terisi dengan baik.
2. Crawl Guidelines (Aksesibilitas Robot, robots.txt & Browse Interface)
Skor Kategori: 100/100Ketentuan Google Scholar: Google Scholar mensyaratkan website selalu dapat diakses oleh pengguna maupun robot pencari dengan cepat tanpa error HTTP 5xx/4xx.
Server merespons dengan cepat dan stabil.
Ketentuan Google Scholar: Penggunaan HTTPS menjaga integritas URL kanonikal dan mencegah duplikasi indeks antara versi HTTP dan HTTPS.
Protokol HTTPS sudah aktif dengan baik.
Ketentuan Google Scholar: File robots.txt tersedia dan tidak memblokir Googlebot dari halaman artikel maupun halaman browse arsip.
Pertahankan konfigurasi robots.txt saat ini.
Ketentuan Google Scholar: Google Scholar mensyaratkan setiap artikel dapat dijangkau dari homepage melalui maksimal 10 tautan HTML sederhana (GET links) yang diurutkan berdasarkan tanggal/edisi terbitan.
Navigasi arsip OJS berfungsi optimal. Robot dapat menemukan artikel dengan mudah.
3. Content Guidelines (Visibilitas Abstrak, Login Wall & Referensi)
Skor Kategori: 100/100Ketentuan Google Scholar: Ketentuan Konten #2: Website tidak boleh mewajibkan pengguna atau robot pencari untuk login, menginstal software khusus, atau menutup iklan popup sebelum membaca abstrak lengkap.
Halaman artikel dapat diakses langsung oleh publik dan Googlebot.
Ketentuan Google Scholar: Ketentuan Konten #2 & FAQ #13: Abstrak yang ditulis penulis wajib tampil secara visual di halaman web dan langsung terlihat oleh pembaca, bukan hanya disembunyikan di dalam meta tag.
Abstrak sudah tampil dengan jelas di halaman artikel.
Ketentuan Google Scholar: Google Scholar menggunakan parser otomatis untuk mengidentifikasi sitasi antar-artikel. Menampilkan daftar referensi di halaman HTML dan PDF sangat membantu akurasi penghitungan sitasi.
Bagian References sudah ditampilkan pada halaman artikel.
4. Full-Text PDF Guidelines (citation_pdf_url, Subdirektori & Ukuran < 5 MB)
Skor Kategori: 100/100Ketentuan Google Scholar: Indexing Guidelines #2.8 & #2.9: Jika teks lengkap berada di file PDF terpisah, wajib ditautkan menggunakan tag citation_pdf_url agar PDF tidak diproses sebagai dokumen terpisah tanpa meta tag.
Tag citation_pdf_url sudah terpasang di halaman artikel.
Ketentuan Google Scholar: Indexing Guidelines #2.8: Demi alasan keamanan, URL di dalam citation_pdf_url harus merujuk pada host/subdirektori yang sama dengan halaman abstrak HTML.
Struktur URL PDF OJS sudah sesuai dengan aturan keamanan Google Scholar.
Ketentuan Google Scholar: Crawl Guidelines #1: File PDF harus dapat diunduh langsung oleh robot tanpa login dan ukurannya tidak boleh melebihi 5 MB.
File PDF dapat diunduh langsung oleh Googlebot dan ukurannya memenuhi syarat (< 5 MB). Pastikan juga teks di dalam PDF bukan hasil scan gambar (harus searchable text).
Inspeksi Langsung Tag <meta> pada Sampel Artikel
Berikut adalah daftar tag bibliografi yang berhasil dibaca oleh parser dari kode sumber HTML artikel sampel:
| Atribut Meta (name) | Nilai Konten (content) |
|---|---|
| generator |
Open Journal Systems 3.5.0.5
|
| citation_journal_title |
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences
|
| citation_journal_abbrev |
masterpiece
|
| citation_issn |
3031-0881
|
| citation_author |
Andi Kusniadi
Fajar Kurniawanysah
Noval Waliadin
Raga Segara
Milana Abdillah Subarkah
|
| citation_author_institution |
Universitas Muhammadiyah Tangerang
Universitas Muhammadiyah Tangerang
Universitas Muhammadiyah Tangerang
Universitas Muhammadiyah Tangerang
Universitas Muhammadiyah Tangerang
|
| citation_title |
Perencanaan Pembelajaran PAI Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
|
| citation_language |
en
|
| citation_date |
2026/08/27
|
| citation_volume |
4
|
| citation_issue |
3
|
| citation_firstpage |
556
|
| citation_lastpage |
562
|
| citation_doi |
10.62083/masterpiece.v4i3.324
|
| citation_abstract_html_url |
https://journal.minhajpustaka.id/index.php/masterpiece/article/view/324
|
| citation_abstract |
Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in shaping students’ moral values, attitudes, and behaviors in accordance with Islamic teachings. However, IRE learning in schools still frequently relies on conventional, teacher-centered approaches, which tend to be monotonous and may negatively affect students’ learning motivation and engagement. This article aims to examine the development of gamification-based IRE lesson planning as an innovative strategy to enhance students’ learning motivation. This study employs a library research method by reviewing relevant books and scholarly journal articles addressing IRE, educational gamification, and learning motivation theories. The findings indicate that integrating gamification elements, such as points, badges, levels, challenges, and rewards, can create a more engaging, enjoyable, and meaningful learning environment. Gamification also encourages active participation, collaboration, healthy competition, and both intrinsic and extrinsic motivation, while supporting the achievement of cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes. Therefore, gamification-based IRE lesson planning can serve as an innovative, effective, and practical alternative strategy for enhancing students’ learning motivation and improving the overall quality of Islamic Religious Education.Abstraksi
Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk nilai moral, sikap, dan perilaku peserta didik sesuai ajaran Islam. Namun, pembelajaran PAI masih sering menggunakan pendekatan konvensional yang berpusat pada guru sehingga cenderung monoton dan berdampak pada rendahnya motivasi serta keterlibatan siswa. Artikel ini bertujuan mengkaji pengembangan perencanaan pembelajaran PAI berbasis gamifikasi sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai buku dan artikel jurnal ilmiah mengenai pembelajaran PAI, gamifikasi, dan teori motivasi belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi unsur gamifikasi, seperti poin, lencana, level, tantangan, dan penghargaan, dapat menciptakan suasana belajar yang menarik, menyenangkan, dan bermakna. Gamifikasi juga mendorong keaktifan, kerja sama, kompetisi sehat, serta motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa, sekaligus mendukung pencapaian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, perencanaan pembelajaran PAI berbasis gamifikasi dapat menjadi alternatif strategi yang inovatif, efektif, dan praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.
|
| citation_keywords |
Perencanaan
Pembelajaran
Pendidikan Agama Islam
Gamifikasi
Motivasi Belajar
|
| citation_pdf_url |
https://journal.minhajpustaka.id/index.php/masterpiece/article/download/324/208
|
| citation_reference |
Ababil, Abdul Malik Saif, Zainal Abidin, Saifuddin Saifuddin, dan Agus Fawait. 2025. “Penerapan Gamifikasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa.” Indonesian Journal on Education (IJoEd) 1 (4): 316–22. https://doi.org/10.70437/xzfp3h16.
Azizah, Siti Syafiqah, Syahidin Syahidin, dan Saepul Anwar. 2024. “Implementasi Model Gamifikasi Untuk Meningkatkan Motivasi Siswa Pada Pelajaran Pai Di Sman 13 Bandung.” LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran 4 (4): 1221–29. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3823.
Khoiruddin, Muhammad Alfa, dan Ranu Iskandar. 2024. “Pengembangan Gamifikasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Materi Sistem Ac.” Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif 7 (1): 194–214. https://doi.org/10.21831/jpvo.v7i1.78689.
Kutbaniyah, A’imatul, Ririn Muktamiroh, dan Abdul Bashith. 2025. “Gamifikasi sebagai Strategi Efektif dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Pendidikan Agama Islam.” MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam 6 (1): 119–33. https://doi.org/10.21154/maalim.v6i1.10948.
Samosir, Atika Rani. t.t. Model Pembelajaran PAI Berbasis Gamifikasi Meningkatkan Minat dan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Keagamaan Di SDN 010033 Perk. Hessa.
“Surat Al-’Alaq: Arab, Latin Dan Terjemah Lengkap | Quran NU Online.” t.t. Diakses 15 Desember 2025. https://quran.nu.or.id/al-alaq.
|
| dc.creator.personalname |
Andi Kusniadi
Fajar Kurniawanysah
Noval Waliadin
Raga Segara
Milana Abdillah Subarkah
|
| dc.date.created |
2026-08-27
|
| dc.date.datesubmitted |
2026-01-07
|
| dc.date.issued |
2026-08-27
|
| dc.date.modified |
2026-08-27
|
| dc.description |
Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in shaping students’ moral values, attitudes, and behaviors in accordance with Islamic teachings. However, IRE learning in schools still frequently relies on conventional, teacher-centered approaches, which tend to be monotonous and may negatively affect students’ learning motivation and engagement. This article aims to examine the development of gamification-based IRE lesson planning as an innovative strategy to enhance students’ learning motivation. This study employs a library research method by reviewing relevant books and scholarly journal articles addressing IRE, educational gamification, and learning motivation theories. The findings indicate that integrating gamification elements, such as points, badges, levels, challenges, and rewards, can create a more engaging, enjoyable, and meaningful learning environment. Gamification also encourages active participation, collaboration, healthy competition, and both intrinsic and extrinsic motivation, while supporting the achievement of cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes. Therefore, gamification-based IRE lesson planning can serve as an innovative, effective, and practical alternative strategy for enhancing students’ learning motivation and improving the overall quality of Islamic Religious Education.Abstraksi
Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk nilai moral, sikap, dan perilaku peserta didik sesuai ajaran Islam. Namun, pembelajaran PAI masih sering menggunakan pendekatan konvensional yang berpusat pada guru sehingga cenderung monoton dan berdampak pada rendahnya motivasi serta keterlibatan siswa. Artikel ini bertujuan mengkaji pengembangan perencanaan pembelajaran PAI berbasis gamifikasi sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai buku dan artikel jurnal ilmiah mengenai pembelajaran PAI, gamifikasi, dan teori motivasi belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi unsur gamifikasi, seperti poin, lencana, level, tantangan, dan penghargaan, dapat menciptakan suasana belajar yang menarik, menyenangkan, dan bermakna. Gamifikasi juga mendorong keaktifan, kerja sama, kompetisi sehat, serta motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa, sekaligus mendukung pencapaian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, perencanaan pembelajaran PAI berbasis gamifikasi dapat menjadi alternatif strategi yang inovatif, efektif, dan praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.
|
| dc.format |
application/pdf
|
| dc.identifier |
324
|
| dc.identifier.pagenumber |
556-562
|
| dc.identifier.doi |
10.62083/masterpiece.v4i3.324
|
| dc.identifier.uri |
https://journal.minhajpustaka.id/index.php/masterpiece/article/view/324
|
| dc.language |
en
|
| dc.rights |
Copyright (c) 2026 Andi Kusniadi, Fajar Kurniawanysah, Noval Waliadin, Raga Segara, Milana Abdillah Subarkah (Author)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
|
| dc.source |
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences
|
| dc.source.issn |
3031-0881
|
| dc.source.issue |
3
|
| dc.source.volume |
4
|
| dc.source.uri |
https://journal.minhajpustaka.id/index.php/masterpiece/masterpiece
|
| dc.subject |
Perencanaan
Pembelajaran
Pendidikan Agama Islam
Gamifikasi
Motivasi Belajar
|
| dc.title |
Perencanaan Pembelajaran PAI Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
|
| dc.type |
Text.Serial.Journal
|
| dc.type.articletype |
Articles
|
Panduan Penting: Mengapa Jurnal Sudah Skor 90+ Tapi Belum Muncul di Google Scholar?
- Waktu Tunggu Indeksasi & Pembaruan (Troubleshooting #1 & #5): Artikel baru biasanya diindeks dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Namun, jika artikel Anda sebelumnya sudah terindeks dengan metadata yang salah, pembaruan (re-indexing) di Google Scholar membutuhkan waktu 6 hingga 9 bulan setelah Anda memperbaiki OJS.
-
Jangan Tertipu Operator
site:(Troubleshooting #2): Pencarian menggunakansite:journal.minhajpustaka.iddi Google Scholar bukan indikator cakupan yang akurat karena hanya menghitung versi primer dan estimasi sampel. Untuk mengecek apakah jurnal Anda sudah terindeks, carilah menggunakan judul spesifik dari 10–20 sampel artikel secara langsung di kotak pencarian Google Scholar. - Kualitas File PDF (Indexing Guidelines #2.a.4): Pastikan file PDF yang diunggah bukan hasil scan gambar tanpa OCR, tidak menggunakan Type 3 Fonts (jika memakai LaTeX), serta memiliki judul artikel berukuran besar (minimal 24 pt) di halaman pertama.
Riwayat Audit Jurnal Terakhir
| Tanggal Audit | Nama Jurnal / URL OJS | Skor Total | Aksi |
|---|---|---|---|
| 2026-10-22 07:55:57 |
Tidak Terdeteksi https://jurnal.umt.ac.id/index.php/al-muyassar |
0 / 100 | Lihat Laporan |
| 2026-10-22 07:16:30 |
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education https://jurnal.umt.ac.id/index.php/al |
50 / 100 | Lihat Laporan |
| 2026-10-22 07:15:50 |
Tidak Terdeteksi https://jurnal.umt.ac.id/index.php/al-muyassar |
0 / 100 | Lihat Laporan |
| 2026-10-22 07:14:58 |
Tadarus Tarbawy: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan https://jurnal.umt.ac.id/index.php/JKIP |
100 / 100 | Lihat Laporan |
| 2026-10-22 07:14:30 |
INTIFA: Journal of Education and Language https://journal.minhajpustaka.id/index.php/intifa |
100 / 100 | Lihat Laporan |
| 2026-10-22 07:14:12 |
Journal of Education and Islamic Studies https://journal.minhajpustaka.id/index.php/jeis |
100 / 100 | Lihat Laporan |
| 2026-10-22 07:12:36 |
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences https://journal.minhajpustaka.id/index.php/masterpiece |
100 / 100 | Lihat Laporan |